Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Wednesday, July 8, 2009

Multiple Intelligence

Tidak ada anak bodoh, temukan kecerdasannya!

Apakah Kecerdasan Itu?

  • Kecerdasan bukanlah sesuatu yang bersifat tetap
  • Ia bagaikan kumpulan kemampuan atau ketrampilan yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan
  • Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan suatu masalah; kemampuan untuk menciptakan masalah baru untuk dipecahkan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam suatu kebudayaan masyarakat (Howard Gardner)

Tidak ada anak yang bodoh atau pintar, yang ada adalah anak yang menonjol dalam salah satu atau beberapa jenis kecerdasan.

Multiple Intelligences
Melalui pengenalan akan Multiple Intelligences, kita dapat mempelajari kekuatan / kelemahan anak dan memberikan mereka peluang untuk belajar melalui kelebihan-kelebihannya.

Tujuan: anak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dunia, bekerja dengan ketrampilan sendiri dan mengembangkan kemampuannya sendiri.

Kecerdasan Linguistik
  • Mampu membaca, mengerti apa yang dibaca.
  • Mampu mendengar dengan baik dan memberikan respons dalam suatu komunikasi verbal.
  • Mampu menirukan suara, mempelajari bahasa asing, mampu membaca karya orang lain.
  • Mampu menulis dan berbicara secara efektif.
  • Tertarik pada karya jurnalism, berdebat, pandai menyampaikan cerita atau melakukan perbaikan pada karya tulis.
  • Mampu belajar melalui pendengaran, bahan bacaan, tulisan dan melalui diskusi, ataupun debat.
  • Peka terhadap arti kata, urutan, ritme dan intonasi kata yang diucapkan.
  • Memiliki perbendaharaan kata yang luas, suka puisi, dan permainan kata.

Profesi: pustakawan, editor, penerjemah, jurnalis, tenaga bantuan hukum, pengacara, sekretaris, guru bahasa, orator, pembawa acara di radio / TV, dan sebagainya.

Kecerdasan Logika - Matematika
  • Mengenal dan mengerti konsep jumlah, waktu dan prinsip sebab-akibat.
  • Mampu mengamati objek dan mengerti fungsi dari objek tersebut.
  • Pandai dalam pemecahan masalah yang menuntut pemikiran logis.
  • Menikmati pekerjaan yang berhubungan dengan kalkulus, pemograman komputer, metode riset.
  • Berpikir secara matematis dengan mengumpulkan bukti-bukti, membuat hipotesis, merumuskan dan membangun argumentasi kuat.
  • Tertarik dengan karir di bidang teknologi, mesin, teknik, akuntansi, dan hukum.
  • Menggunakan simbol-simbol abstrak untuk menjelaskan konsep dan objek yang konkret.

Profesi: auditor, akuntan, ilmuwan, ahli statistik, analisis / programer komputer, ahli ekonomi, teknisi, guru IPA / Fisika, dan sebagainya.

Kecerdasan Intrapersonal
  • Mengenal emosi diri sendiri dan orang lain, serta mampu menyalurkan pikiran dan perasaan.
  • Termotivasi dalam mengejar tujuan hidup.
  • Mampu bekerja mandiri, mengembangkan kemampuan belajar yang berkelanjutan dan mau meningkatkan diri.
  • Mengembangkan konsep diri dengan baik.
  • Tertarik sebagai konselor, pelatih, filsuf, psikolog atau di jalur spiritual.
  • Tertarik pada arti hidup, tujuan hidup dan relevansinya dengan keadaaan saat ini.
  • Mampu menyelami / mengerti kerumitan dan kondisi manusia.

Profesi: ahli psikologi, ulama, ahli terapi, konselor, ahli teknologi, perencana program, pengusaha, dan sebagainya.

Kecerdasan Interpersonal
  • Memiliki interaksi yang baik dengan orang lain, pandai menjalin hubungan sosial.
  • Mampu merasakan perasaan, pikiran, tingkah laku, dan harapan orang lain.
  • Memiliki kemampuan untuk memahami orang lain dan berkomunikasi dengan efektif, baik secara verbal maupun non-verbal.
  • Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kelompok yang berbeda, mampu menerima umpan balik yang disampaikan orang lain, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
  • Mampu berempati dan mau mengerti orang lain.
  • Mau melihat sudut pandang orang lain.
  • Menciptakan dan mempertahankan sinergi.

Profesi: administrator, manager, kepala sekolah, pekerja bagian personalia / humas, penengah, ahli sosiologi, ahli antropologi, ahli psikologi, tenaga penjualan, direktur sosial, CEO, dan sebagainya.

Kecerdasan Musikal
  • Menyukai banyak jenis alat musik dan selalu tertarik untuk memainkan alat musik.
  • Mudah mengingat lirik lagu dan peka terhadap suara-suara.
  • Mengerti nuansa dan emosi yang terkandung dalam sebuah lagu.
  • Senang mengumpulkan lagu, baik CD, kaset, atau lirik lagu.
  • Mampu menciptakan komposisi musik.
  • Senang improvisasi dan bermain dengan suara.
  • Menyukai dan mampu bernyanyi.
  • Tertarik untuk terjun dan menekuni musik, baik sebagai penyanyi atau pemusik.
  • Mampu menganalisis / mengkritik suatu musik.

Profesi: DJ, musikus, pembuat instrumen, tukang stem piano, ahli terapi musik, penulis lagu, insinyur studio musik, dirigen orkestra, penyanyi, guru musik, penulis lirik lagu, dan sebagainya.

Kecerdasan Visual - Spasial
  • Senang mencoret-coret, menggambar, melukis dan membuat patung.
  • Senang belajar dengan grafik, peta, diagram, atau alat bantu visual lainnya.
  • Kaya akan khayalan, imaginasi dan kreatif.
  • Menyukai poster, gambar, film dan presentasi visual lainnya.
  • Pandai main puzzle, mazes dan tugas-lugas lain yang berkaitan dengan manipulasi.
  • Belajar dengan mengamati, melihat, mengenali wajah, objek, bentuk, dan warna.
  • Menggunakan bantuan gambar untuk membantu proses mengingat.

Profesi: insinyur, surveyor, arsitek, perencana kota, seniman grafis, desainer interior, fotografer, guru kesenian, pilot, pematung, dan sebagainya.

Kecerdasan Kinestetik - Jasmani
  • Merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara trampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran, perasaan, dan mampu bekerja dengan baik dalam menangani objek.
  • Memiliki kontrol pada gerakan keseimbangan, ketangkasan, dan keanggunan dalam bergerak.
  • Menyukai pengalaman belajar yang nyata seperti field trip, role play, permainan yang menggunakan fisik.
  • Senang menari, olahraga dan mengerti hidup sehat.
  • Suka menyentuh, memegang atau bermain dengan apa yang sedang dipelajari.
  • Suka belajar dengan terlibat secara langsung, ingatannya kuat terhadap apa yang dialami atau dilihat.

Profesi: ahli terapi fisik, ahli bedah, penari, aktor, model, ahli mekanik / montir, tukang bangunan, pengrajin, penjahit, penata tari, atlet profesional, dan sebagainya.

Kecerdasan Naturalis
  • Suka mengamati, mengenali, berinteraksi, dan peduli dengan objek alam, tanaman atau hewan.
  • Antusias akan lingkungan alam dan lingkungan manusia.
  • Mampu mengenali pola di antara spesies.
  • Senang berkarir di bidang biologi, ekologi, kimia, atau botani.
  • Senang memelihara tanaman, hewan.
  • Suka menggunakan teleskop, komputer, binocular, mikroskop untuk mempelajari suatu organisme.
  • Senang mempelajari siklus kehidupan flora dan fauna.
  • Senang melakukan aktivitas outdoor, seperti: mendaki gunung, scuba diving (menyelam).

Profesi: dokter hewan, ahli botani, ahli biologi, pendaki gunung, pengurus organisasi lingkungan hidup, kolektor fauna / flora, penjaga museum zoologi / botani dan kebun binatang, dan sebagainya.

Kita semua berbeda karena kita semua memiliki kombinasi kepandaian yang berbeda. Bila kita mampu mengenalinya, saya kira kita akan mempunyai setidaknya sebuah kesempatan yang bagus untuk mengatasi berbagai masalah yang kita hadapi di dunia. - Howard Gardner

------------------------------------------------------------------------------------------------


Test Multiple Intelegence


Observasi Multiple Intelegence

Test Multiple Intelligence


B erikut ini terdapat sejumlah pernyataan. Anda diminta untuk memberikan nilai pada masing-masing pernyataan, sesuai dengan gambaran diri anda.

Penilaian:
0: jika pernyataan tersebut sangat tidak menggambarkan diri anda.
1: jika pernyataan tersebut tidak menggambarkan diri anda.
2: jika pernyataan tersebut sedikit menggambarkan diri anda.
3: jika pernyataan tersebut kurang lebih / kira-kira menggambarkan diri anda.
4: jika pernyataan tersebut menggambarkan diri anda.
5: jika pernyataan tersebut sangat menggambarkan diri anda.



  1. [ ] Saya sangat suka bekerja dengan objek.
  2. [ ] Saya dapat dengan mudah mengenali arah.
  3. [ ] Saya punya kemampuan untuk membantu menyelesaikan perselisihan di antara kawan saya.
  4. [ ] Saya dapat dengan mudah mengingat kata / lirik yang ada dalam sebuah lagu.
  5. [ ] Saya dapat menjelaskan topik yang rumit menjadi sesuatu yang sederhana dan mudah dimengerti.
  6. [ ] Saya selalu mengerjakan sesuatu selangkah demi selangkah.
  7. [ ] Saya mengenali diri saya dengan baik dan mengerti perilaku saya.
  8. [ ] Saya menyenangi kegiatan yang melibatkan banyak orang.
  9. [ ] Saya mudah belajar dengan cara mendengarkan ceramah dan diskusi.
  10. [ ] Saya merasakan perubahan mood saat mendengarkan musik.
  11. [ ] Saya menikmati puzzle, TTS, dan persoalan yang melibatkan logika.
  12. [ ] Saat belajar, grafik, gambar, diagram, flowchart penting bagi saya.
  13. [ ] Saya peka terhadap mood dan perasaan orang di sekitar saya.
  14. [ ] Saya belajar lebih maksimal bila saya dapat bergerak dan mengerjakannya sendiri.
  15. [ ] Saya memelihara atau menyukai hewan atau tanaman.
  16. [ ] Saya harus melihat manfaat yang bisa saya dapatkan sebelum saya memulai mempelajari sesuatu.
  17. [ ] Saya membutuhkan privasi dan ketenangan saat bekerja dan berpikir.
  18. [ ] Saat mendengarkan musik, saya tahu alat musik apa saja yang digunakan.
  19. [ ] Saya dapat dengan mudah mengingat dan melihat kembali kejadian yang pernah saya alami.
  20. [ ] Saya suka dan tertarik dengan topik yang berhubungan dengan lingkungan.
  21. [ ] Saya mempunyai perbendaharaan kata yang luas dan dapat mengungkapkan diri dengan baik dengan menggunakan kata-kata tersebut.
  22. [ ] Saya suka mencatat.
  23. [ ] Saya memiliki keseimbangan tubuh yang baik dan menikmati kegiatan fisik.
  24. [ ] Saya mengerti pola dan hubungan yang terdapat dalam sebuah pengalaman atau kejadian.
  25. [ ] Saya mampu bekerja sama dalam suatu kelompok.
  26. [ ] Saya mengerti cara kerja tubuh dan memperhatikan kesehatan saya.
  27. [ ] Saya tanggap dan jeli, sering kali melihat sesuatu yang terlewatkan oleh orang lain.
  28. [ ] Saya mudah gelisah (mis: karena harus duduk diam dalam waktu yang lama).
  29. [ ] Saya suka bekerja atau belajar sendiri (tidak perlu ditemani orang lain).
  30. [ ] Saya suka musik atau membuat lagu.
  31. [ ] Saya suka bekerja dengan angka dan memecahkan soal matematika.
  32. [ ] Saya bisa membaca arah perubahan cuaca berdasarkan kondisi alam.

Setelah anda memberikan nilai pada semua pernyataan di atas, sekarang jumlahkan angka-angka tersebut sesuai susunan di bawah ini untuk melihat di mana kecerdasan Anda menonjol.

Kecerdasan Linguistik = no. 5 + 9 + 21 + 22
Kecerdasan Logika - Matematika = no. 6 + 11 + 24 + 31
Kecerdasan Visual - Spasial = no. 2 + 12 + 19 + 27
Kecerdasan Musikal = no. 4 + 10 + 18 + 30
Kecerdasan Interpersonal = no. 3 + 8 + 13 + 25
Kecerdasan Intrapersonal = no. 7 + 16 + 17 + 29
Kecerdasan Kinestetik - Jasmani = no. 1 + 14 + 23 + 28
Kecerdasan Naturalis = no. 15 + 20 + 26 + 32

Observasi Multiple Intelligence


B erikan tanda (V) jika sesuai atau tampak berlaku pada anak Anda dalam penjabaran ini dan tambahkanlah kemampuan serta kelemahan lainnya yang nampak dalam delapan variasi kecerdasan di bawah ini. Hindarilah godaan untuk mengkategorikan anak Anda ke dalam salah satu kategori karena sesungguhnya setiap anak memiliki 8 jenis kecerdasan tersebut, hanya saja penekanannya berbeda-beda.

Kecerdasan Linguistik
[ ] Suka menulis kreatif di rumah
[ ] Sangal hafal nama, tempat, tanggal, atau hal-hal kecil
[ ] Mengarang kisah khayal atau menuturkan lelucon dan cerita
[ ] Menikmati membaca buku di waktu senggang
[ ] Mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
[ ] Menyukai pantun lucu dan permainan kata
[ ] Suka mengisi teka-teki silang atau melakukan permainan seperti Scrabble
[ ] Menikmati mendengarkan kata-kata lisan (cerita, program radio, pembacaan buku, dan sebagainya)
[ ] Mempunyai kosakata yang luas untuk anak seusianya
[ ] Unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca dan / atau menulis

Kemampuan linguistik lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Logis-Matematis
[ ] Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala
[ ] Menikmati menggunakan bahasa komputer atau program software logika
[ ] Mengajukan pertanyaan seperti "Mengapa langit biru?"
[ ] Ahli bermain catur, dam, atau permainan strategi lain
[ ] Menjelaskan masalah secara logis
[ ] Merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yang tidak dimengerti
[ ] Menghabiskan banyak waktu untuk memainkan teka-teki logika seperti kubus rubik atau permainan logika
[ ] Suka menyusun dalam kategori atau hierarki
[ ] Mudah memahami sebab dan akibat
[ ] Menikmati pelajaran matematika dan sains dan berprestasi tinggi

Kemampuan logis-matematis lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Spasial
[ ] Menonjol dalam kelas seni di sekolah
[ ] Memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
[ ] Mudah membaca peta, grafik, dan diagram
[ ] Menggambar sosok orang atau benda yang persis aslinya
[ ] Senang melihat film, slide atau foto
[ ] Menikmati melakukan teka-teki jigsaw, maze, atau kegiatan visual lain
[ ] Sering melamun
[ ] Membangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (contoh: bangunan lego)
[ ] Mencoret-coret di atas secarik kertas atau di buku tugas sekolah
[ ] Lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca

Kemampuan spasial lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
[ ] Berprestasi dalam olahraga kompetitif di sekolah atau di lingkungan permukiman
[ ] Bergerak-gerak ketika sedang duduk
[ ] Terlibat dalam kegiatan fisik seperti berenang, bersepeda, hiking, atau bermain skateboard
[ ] Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari
[ ] Menikmati melompat, lari, gulat, atau kegiatan serupa (jika berusia lebih tua, mungkin menunjukkan kecenderungan ini dengan cara yang lebih tersamar)
[ ] Memperlihatkan ketrampilan dalam bidang kerajinan tangan seperti kerajinan kayu, menjahit, mengukir, atau memahat
[ ] Pandai menirukan gerakan, kebiasaan, atau perilaku orang lain
[ ] Menikmati bekerja dengan tanah liat, melukis dengan jari, atau kegiatan "kotor" lain
[ ] Sangat suka membongkar berbagai benda dan kemudian menyusunnya lagi

Kemampuan kinestetik-jasmani lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Musikal
[ ] Memainkan alat musik di rumah atau di sekolah, sebagai anggota band atau orkes
[ ] Ingat melodi lagu
[ ] Berprestasi sangat bagus di kelas musik di sekolah
[ ] Lebih bisa belajar dengan iringan musik
[ ] Mengoleksi CD atau kaset
[ ] Bernyanyi untuk diri sendiri atau untuk orang lain
[ ] Bisa mengikuti irama musik
[ ] Mempunyai suara yang bagus untuk bernyanyi
[ ] Peka terhadap suara-suara di lingkungannya
[ ] Memberikan reaksi yang kuat terhadap berbagai jenis musik

Kemampuan musik lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Antarpribadi
[ ] Mempunyai banyak teman
[ ] Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
[ ] Tampak sangat mengenal lingkungannya
[ ] Terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah
[ ] Berperan sebagai "penengah keluarga" ketika terjadi pertikaian
[ ] Menikmati permainan kelompok
[ ] Berempati besar terhadap perasaan orang lain
[ ] Dicari sebagai "penasihat" atau "pemecah masalah" oleh teman-temannya
[ ] Menikmati mengajar orang lain
[ ] Tampak mempunyai bakat pemimpin

Kemampuan antarpribadi lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Intrapribadi
[ ] Memperlihatkan sikap independen atau kemampuan yang kuat
[ ] Bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
[ ] Memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik kontroversial
[ ] Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri
[ ] Mempunyai rasa percaya diri
[ ] Mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
[ ] Belajar dari kesalahan masa lalu
[ ] Dengan tepat mengekspresikan perasaannya
[ ] Terarah pada pencapaian tujuan
[ ] Terlibat dalam hobi atau proyek yang dikerjakan sendiri

Kemampuan intrapribadi lain yang dimiliki anak Anda:



Kecerdasan Naturalis
[ ] Akrab dengan hewan peliharaan
[ ] Menikmati berjalan-jalan di alam terbuka atau ke kebun binatang
[ ] Menunjukkan kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam (misalnya, gunung, awan, atau, jika berada di lingkungan kota, mereka mungkin memperlihatkan kemampuan ini dalam kepekaan terhadap "bentuk-bentuk" budaya populer seperti misalnya sampel CD, model mobil, dan sebagainya)
[ ] Suka berkebun atau berada dekat kebun
[ ] Menghabiskan waktu dekat akuarium, terarium, atau sistem kehidupan alam lain
[ ] Yakin bahwa binatang mempunyai hak sendiri
[ ] Mencatat fenomena alam yang melibatkan hewan, tanaman, dan hal-hal sejenis (misalnya, mempunyai foto, buku harian, gambar koleksi, dan sebagainya)
[ ] Membawa pulang serangga, bunga, daun, atau benda-benda alam lain untuk diperlihatkan kepada anggota keluarga
[ ] Memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah dalam topik-topik yang melibatkan sistem kehidupan (misalnya, topik biologi, topik lingkungan hidup dalam mata pelajaran sains, dan sebagainya)

Kemampuan naturalis lain yang dimiliki anak Anda:

Thursday, July 2, 2009

Arti Warna



Arti Warna dalam Psikologi Seseorang

Setiap orang pasti memiliki warna kegemaran atau kesukaan tersendiri, ada yang suka warna pink , Biru, Putih bahkan hitam, namun tahukan bahwa warna – warna tersebut memiliki arti dalam psikologi.

Warna Hitam

Menunjukkan warna simbol kekuasaan dan ketangguhan. Dalam pemilihan warna busana, hitam sering digunakan untuk menunjukkan kesan kurus dan langgeng. Tapi sering juga simbol kekuasaan pada warna hitam digunakan untuk menampilkan kesan jahat.

Warna Putih
Menunjukkan kesan suci, bersih, lugu, murni, ringan, netral, dan fleksibel. Warna putih sering digunakan pada bidang kedokteran, ulama, iklan-iklan yang berkesan murni. Warna ini sering juga kugunakan untuk membuat foto-foto yangn terkesan glamour.

Warna Merah
Sering juga diapresiasikan untuk menunjukkan emosi atau debaran jantung. Mudah digunakan untuk menarik perhatian. Sebagai pengembangan dari warna merah adalah pink (merah muda), yang sering digunakan sebagai warna romantis dan sering berefek menenangkan (terutama bagi yang mendapat kado berwarna kertas pink, dengan isi coklat dan mawar…).

Warna Biru
Warna yang kontras efeknya dengan merah. Mungkin cocok juga ya jika dipadukan seperti bajunya Spiderman atau Superman. Biru adalah warna kalem, ketenangan, menenangkan, namun juga dapat berarti dingin dan depresi. Sebagai dari akibat efek menenangkan, warna biru dapat membuat orang lebih konsentrasi.

Warna Hijau
Sering digunakan untuk menampilkan suasana alam dan pepohonan. Hijau merupkan warna yang menyegarkan, mungkin sebagai akibat seringnya kita makan sayuran ya? Warna hijau tua/gelap cocok digunakan untuk memberi kesan jantan dan sehat.

Warna Kuning
Kuning adalah warna yang berkesan optimis, dan termasuk golongan warna yang mudah menarik perhatian. Warna ini dapat digunakan untuk menaikkan metabolisme. Mungkin ada yang pernah memperhatikan kenapa iklan produk makanan sering menggunakan perpaduan warna kuning, merah, atau hijau?

Warna Ungu
Warna yang menunjukkan kemewahan, kekayaan, feminim, artistik, kuno, dan romantis.

Warna coklat
Menunjukkan kesan kokoh dan kuat. Warna ini bisa juga digunakan untuk memberi kesan sedih.

Saturday, June 27, 2009

Kemiskinan di dunia

oleh : Khalid
photo : kevin charter



Dalam seperempat abad diperkirakan 400 juta penduduk dunia terentaskan dari kemiskinan. Namun masih lebih dari 1 milyar warga bumi hidup dengan pendapatan di bawah satu dolar sehari.

Setelah pindah dari Pentagon ke Bank Dunia, Paul Wolfowitz melihat kemiskinan sebagai lawan yang harus diperangi. Dan ia optimis dapat memenangkannya. "Dalam dua puluh lima tahun belakangan ini sudah 400 juta penduduk dunia dientaskan dari kemiskinan," katanya ketika membuka pertemuan puncak IMF dan Bank Dunia di Singapura, kemarin.

"Ini adalah seperempat abad paling sukses dalam sejarah pengentasan kemiskinan dunia," katanya. Ia ingin sukses ini dapat berlanjut, bahkan membaik. Itu sebabnya mantan
wakil menteri pertahanan AS ini tak berhemat dalam melepas amunisi yang dimilikinya sejak memangku jabatan Presiden Bank Dunia setahun yang lalu.

"Saya berbahagia dapat melaporkan bahwa pinjaman Bank Dunia untuk mengentaskan kemiskinan telah mencapai rekor baru, U$ 9,5 milyar dan separuhnya untuk Afrika," katanya. Untuk program pengentasan kemiskinan ini Bank Dunia memang menyediakan fasilitas IDA, yaitu pinjaman tanpa bunga dengan masa bayar sampai 40 tahun.

Bantuan pinjaman selunak ini pun dianggap belum memadai. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Bank Dunia, lembaga ini memfasilitasi penghapusan utang negara-negara sangat miskin, tahun lalu.

Paul Wolfowitz ingin dana untuk pengentasan kemiskinan ini terus ditambah.Di bawah kepemimpinannya Bank Dunia tahun ini memindahkan U$ 1 milyar keuntungannya dari pinjaman institusi ini ke negara berkembang ke lumbung
IDA.

Ke negara yang tidak termasuk kategori sangat miskin, Bank Dunia memberikan pinjaman melalui IBRD dengan bunga sekitar satu persen di atas tingkat bunga surat berharga yang dijual lembaga ini di pasar modal. Karena rating Bank Dunia sangat tinggi, peringkat AAA, maka bagi negara
berkembang yang meminjam, suku bunga ini jauh lebih murah ketimbang yang ditawarkan bank komersial. Tahun ini IBRD meminjamkan U$ 14,2 milyar ke negara berkembang.

Adapun selisih bunga yang diperoleh IBRD digunakan untuk membiayai ongkos administrasi Bank Dunia dan bila masih ada sisanya, biasanya digunakan untuk membiyayai bantuan teknis ke negara miskin atau disalurkan ke rekening IDA. Namun pendapatan ini jauh dari mencukupi untuk memenuhi
permintaan pinjaman dari negara sangat miskin. Itu sebabnya bantuan dari negara kaya selalu dibutuhkan. Tahun depan, Bank Dunia merencanakan untuk mengadakan kegiatan penghimpunan dana IDA ini dari negara-negara kaya. "Jumlahnya harus memenuhi kebutuhan rakyat miskin Afrika," kata Paul Wolfowitz.

Pertemuan tahunan IMF & Bank Dunia di Singapura, yang dihadiri 23 ribu peserta dari seluruh negara anggota Bank Dunia, dijadikan Paul Wolfowitz sebagai ajang promosi untuk menarik simpati pada upaya pengentasan kemiskinan institusi yang awalnya dibangun untuk merekonstruksi kembali negara-negara korban perang dunia kedua itu.

"Saat kita berkumpul di Convention Center yang indah ini," katanya kepada ratusan menteri keuangan dan para pejabat tinggi berbagai negara di dunia yang hadir dalam pembukaan pertemuan ini, "janganlah kita lupa mengapa
kita berada di sini," lanjutnya. "Di luar tembok gedung ini, di seluruh penjuru dunia, lebih dari 1 milyar penduduk dunia hidup dengan dana kurang dari U$ 1 sehari. Mereka akan pergi tidur malam ini dengan rasa lapar dan
sakit, bukan di kamar hotel bintang lima."

Sentilan itu lalu diteruskan dengan ajakan. "Namun kemewahan di sekitar kita ini menjadi inspirasi bahwa ada jalan untuk keluar dari kepapaan menuju kesejahteraan," katanya. Sukses pengentasan kemiskinan di dunia selama dua puluh lima tahun terakhir disebutkannya sebagai fakta pendukung optimisme ini. Ia bahkan yakin, setelah menelaah laporan para stafnya, "kepapaan di dunia dapat dientaskan dalam satu generasi ke depan."

Hal ini dapat dicapai, katanya, dengan catatan pinjaman yang diterima negara-negara miskin dikelola dengan baik dan tidak dikorupsi. "Tanpa tata kelola pemerintahan yang baik, semua kegiatan reformasi akan terbatas hasilnya," katanya. Bagi Paul Wolfowitz, memerangi korupsi adalah bagian penting dari upaya pengentasan kemiskinan.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
oleh : khalid

Hidup memang kadang tak adil.di tempat kita yang selalu berhamburan makanan.di tempat lain di dunia ini.mereka mengais untuk sesuap saja. dimana kemanusiaan kita yang di anggap ada??.ataukah sudah menghilang entah kemana.
ini semua pelajaran buat kita agar jangan pernah berlebih-lebihan dalam apapun.apalagi dalam hal-hal yang tidak perlu sama sekali.

Thursday, June 25, 2009

PROFIL: Kilas Balik Juventus 1985

Mengenang Juventus 1980-an adalah mengenang seorang Michel Platini.




Juventus

Oleh Khalid

Apa yang paling bisa diingat dengan Juventus pada periode 1980-an? Michel Platini.

Pada pertengahan 1980-an, pusat dunia sepakbola ada di kaki Platini... dan Juventus. Keberhasilan Italia menjadi juara dunia 1982 ikut terbantu dengan periode keemasan Juve di bawah manajer legendaris, Giovanni Trapattoni.

Sejak bergabung pada 1976, Trapattoni mengubah Juve menjadi tim bermental juara yang ditakuti di Italia dan disegani di Eropa. Besar sebagai pemain bersama AC Milan, karir kepelatihan Mr.Trap malah berjaya bersama Si Nyonya Tua.

Setelah pensiun sebagai pemain, Trap melatih tim taruna Milan dan sempat menjadi pelatih sementara. Pada 1975, Trap dipercaya menangani tim inti Rossoneri. Namun semusim berikutnya, Trap hijrah ke Juve.

Pada musim pertamanya, Trap langsung tancap gas dan sukses merengkuh scudetto musim 1976/77. Sebagai tambahan, Juve dibawanya untuk kali pertama menjuarai Piala UEFA pada musim yang sama.

Skuad Juve pada masa itu adalah yang terbaik di Italia. Setengah dari skuad inti timnas Italia juara dunia 1982 adalah para punggawa Juve, antara lain Gaetano Scirea dan Paolo Rossi.

Sepanjang kiprahnya di Turin pada rentang 1976-1986, Trap mampu membawa Bianconeri enam kali menjuarai Serie A. Total 14 trofi dipersembahkan Trap selama bertugas sebagai manajer Juve. Salah satu yang menjadi penyempurna koleksi tersebut adalah gelar juara Piala Champions 1984/85.

Pada periode tersebut, Serie A diwarnai persaingan ketat antara Juve dengan AS Roma. Keduanya menjadi klub papan atas yang paling disegani pada awal 1980-an. Setelah menjuarai liga dua musim beruntun, 1981 dan 1982, Roma merebut gelar juara 1983 berkat keunggulan empat poin atas Juventus. Gelar tersebut merupakan scudetto kedua bagi Giallorossi sepanjang sejarahnya.

Musim yang sama, Juve harus berbagi konsentrasi karena tampil di Eropa. Juve sukses lolos ke partai puncak Piala Champions, namun hanya untuk ditaklukkan Hamburg SV, melalui gol tunggal Felix Magath. Padahal, sebelum partai final Juve tampil tak terkalahkan. Penawar kekecewaan Juve adalah gelar Piala Italia.

Musim berikutnya, 1983/84, pendulum kembali berputar. Roma serius di ajang Piala Champions dan Juve fokus ke Serie A. Nasib kedua tim semusim sebelumnya kembali terulang. Roma, yang dilatih manajer legendaris Nils Liedholm, lolos ke babak final menghadapi Liverpool. Partai final dimainkan di kandang Roma, stadion Olimpico, tapi Giallorossi harus takluk melalui adu penalti, 5-3 (1-1).

Sebulan sebelum Roma berlaga di final Piala Champions, langkah Juve meraih kembali scudetto kian nyata. Pada pekan ke-28 Serie A, Juve membukukan kemenangan penting, 2-1, atas Inter Milan untuk menjaga selisih empat poin dari Roma.

Saat itu, Serie A masih diikuti 16 tim dan memberlakukan sistem dua poin untuk setiap kemenangan. Juve hanya butuh satu poin untuk memastikan diri sebagai juara liga dan itu terwujud sepekan kemudian. Juve bermain imbang 1-1 melawan Avellino, sedangkan Roma tertahan 2-2 di kandang Catania.

Kesuksesan di Serie A juga ditandai dengan gelar Piala Winners. Platini, yang kian menyatu dengan Juventus, menjadi inspirasi penting saat memukul FC Porto 2-1 di final. Kegemilangan tersebut ditularkan Platini ke timnas Prancis yang dibawanya menjuarai Piala Eropa 1984 di negeri sendiri. Platini sukses menjadi topskor kejuaraan dengan rekor sembilan gol, plus dua kali hattrick ke gawang Belgia dan Yugoslavia.

Platini adalah sebuah anugerah bagi Juventus. Setelah memulai karir di AS Nancy dan berlanjut ke Saint Etienne, Platini mengundang minat banyak klub Eropa. Salah satunya adalah rival abadi Juve, Inter. Namun, Platini yang kerap bermasalah dengan cedera semasa berkarir di Prancis, dianggap Inter tidak terlalu tangguh untuk bermain di Italia.

Saat Platini bermain membela Prancis pada partai uji coba melawan Italia, Februari 1982, Giovanni Agnelli, pemilik pabrikan otomotif Fiat, menginginkan sang pemain untuk membela klubnya, Juventus. Permintaan khusus Agnelli terwujud usai Piala Dunia 1982. Platini bergabung bersama pemain Polandia yang bersinar di Spanyol'82, Zbigniew Boniek. Meski pada awalnya kesulitan beradaptasi dengan lingkungan barunya, Platini menjelma salah satu pemain terhebat Juventus.

Platini berada di puncak karirnya dan menjadi pemain terbaik di dunia. Penghargaan Ballon d'Or dan capocannonieri dua tahun beruntun, 1983 dan 1984, sukses diraihnya. Musim 1984/85 menjelang, Platini ditantang untuk kembali mengerahkan sihirnya.

Terkecuali di liga, segalanya berjalan lancar bagi Platini dan Juventus. Akibat skandal suap yang marak terjadi di Serie A awal 1980-an, calcioscommesse, penugasan wasit dilakukan secara acak. Sebelumnya, wasit untuk sebuah pertandingan ditunjuk oleh komisi perwasitan, designatori arbitrali.

Kebijakan baru tersebut melahirkan juara baru Italia, Hellas Verona, yang sukses mengungguli Juventus, Inter, dan Milan. Posisi kedua ditempati Torino, sedangkan Juventus terduduk di posisi kelima klasemen akhir Serie A. Selisih poin Juve cukup lebar dari Verona di puncak klasemen, yaitu tujuh poin.

Tidak demikian halnya dengan Platini, yang lagi-lagi sukses mempertahankan gelar capocannonieri.

Tidak demikian pula dengan kiprah Juve di Piala Champions. Tanpa kesulitan Juve melalui babak pertama dan kedua dengan melibas juara Finlandia, Tampere United, dengan agregat 6-1 dan Grashopper, dari Swiss, dengan agregat 6-2. Si Nyonya Tua kemudian menekuk Sparta Praha, agregat 3-1, untuk bertemu Girondins Bordeaux pada semi-final.

Bordeaux, klub asal negerinya Platini, nyaris menjadi batu sandungan Juve. Kalah 2-0 di kandang lawan, Juve mampu melaju ke laga puncak setelah membalas 3-0 di Turin. Partai final adalah final impian. Juve bertemu Liverpool, tim yang berupaya mempertahankan gelarnya, di stadion Heysel, Belgia.

Final Piala Champions 1984/1985, 29 Mei, stadion Heysel. Sepakbola dunia berkabung. Sejam sebelum pertandingan Juventus melawan Liverpool, pendukung kedua tim bentrok. Akibatnya, 39 fans, kebanyakan tifosi Juve, kehilangan nyawa.

Kick-off sempat tertunda selama satu setengah jam dan wasit Andre Daina memutuskan pertandingan tetap dilangsungkan demi menghindari kerusuhan yang dikhawatirkan terjadi jika laga ditunda. Dua kapten tim, Scirea dan Phil Neal, meminta fans masing-masing bersikap tenang.

Dalam biografinya, presiden Agnelli mengakui, memberi instruksi agar kamar ganti tim dikunci rapat-rapat untuk melindungi keselamatan para pemain, dan juga kabar muram tewasnya puluhan pendukung.

Partai final impian tertutup musibah mengerikan. Satu-satunya gol yang tercipta melalui eksekusi penalti Platini, setelah pelanggaran Gary Gillespie terhadap Boniek, pada menit ke-56. Kedudukan 1-0 untuk Juventus bertahan hingga akhir pertandingan.

Sukses tersebut menjadikan Juventus klub Eropa pertama yang menjuarai semua kejuaraan Eropa, Piala Champions, Piala Winners, dan Piala UEFA. Akhir 1985, Trapattoni melengkapinya dengan gelar Piala Interkontinental setelah mengalahkan Argentinos Juniors melalui adu penalti, 6-4 (2-2). Platini mencetak gol pertama melalui eksekusi penalti dan menjadi eksekutor penentu pada adu penalti untuk membawa Juve meraih gelar dunia pertamanya.

Seperti pada dua kesempatan sebelumnya, Platini kembali sukses meraih Ballon d'Or dan capocannonieri. Luar biasa. Dunia akan mengenang belum ada lagi pemain yang berposisi sebagai gelandang menggondol Ballon d'Or dan capocannonieri Serie A untuk tiga tahun beruntun, 1983, 1984, dan 1985.

Sayangnya, sukses tersebut seakan terselimuti insiden yang mewarnai partai final 1985, Tragedi Heysel. Terkadang, sepakbola bukan segalanya. Di tengah kedukaan, UEFA menjatuhkan sanksi larangan lima tahun bagi klub-klub Inggris untuk berlaga di semua kompetisi Eropa.

Saat Juventus bertemu lagi dengan Liverpool pada perempat-final Liga Champions 2005, The Kop menyampaikan pesan perdamaian dengan membentangkan kertas-kertas yang membentuk kata "Amiczia" atau "persahabatan" dalam bahasa Italia. Meski ada yang menyesalkan ungkapan ini baru terjadi 20 tahun setelah kejadian, sebagian fans Juve mau menghargainya.

Platini pensiun 1987, saat berusia 32 tahun, atau semusim setelah kepindahan Trapattoni ke Inter. Perubahan itu menandai akhir salah satu periode emas Juventus. Untuk beberapa saat, sejak 1985/86, Juve puasa scudetto hingga akhirnya Marcello Lippi membuka kembali periode baru kegemilangan Si Nyonya Tua dengan gelar Serie A, sembilan musim kemudian.

"Hari yang menyedihkan. Salah satu anugerah dari Tuhan kepada kami datang dan telah pergi. Platini akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain terhebat Juventus," ujar Agnelli saat mengucapkan selamat pensiun kepada sang maestro.

Profil Lengkap PSM Makassar


PSSI PSM Makassar


Oleh Khalid

Berdiri: 1915
Alamat: JL Dr Sam Ratulangi No 3, Makassar
Telepon : (0411) 380388
Ketua Klub: Ilham Arief Sirajuddin
Stadion: Gelora Andi Mattalata Mattoangin, Makassar

Sejarah Singkat

Persatuan Sepakbola Makassar atau lebih populer dengan sebutan PSM Makassar, adalah sebuah tim sepakbola Indonesia yang berbasis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Tim berjuluk Juku Eja yang juga
biasa dijuluki Ayam Jantan dari Timur merupakan salah satu tim terkuat di pentas sepakbola nasional.

Itu bisa dilihat dengan tampilnya tim ini sebanyak tiga kali mewakili Indonesia di ajang Liga Champions Asia.Selain itu, PSM Makassar merupakan salah satu tim yang mencatat rekor prestasi paling stabil di era sepakbola profesional sejak Liga Indonesia digulirkan, dengan sekali menjadi juara dan empat kali tampil sebagai runner-up.

Hebatnya lagi, tim ini hanya sekali gagal menembus putaran final. Satu prestasi yang cukup spektakuler karena mampu tetap eksis dan melanjutkan keperkasaanya, seperti yang pernah dilakukan di era perserikatan.

Kisah terbentuknya PSM Makasar dimulai pada 2 November 1915 yang dinyatakan sebagai berdirinya sebuah perkumpulan sepakbola bernama Makassar Voetbal Bond (MVB) yang di kemudian tercatat
sebagai embrio PSM. Dalam perjalanannya, MVB menampilkan putra-putra pribumi di jajaran elite persepakbolaan Hindia Belanda, seperti Sagi dan Sangkala sebagai pemain andal dan cukup disegani.

Pada masa itu, sekitar 1926-1940, MVB sudah melakukan pertandingan dengan beberapa kesebelasan dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya dari Jawa, seperti Quick, Excelcior, HBS,
sejumlah klub dari Sumatera, Borneo, dan Bali. Sedang dari luar negeri kesebelasan dari Hongkong dan Australia. Pendek kata, MVB langsung melejit sebagai klub ternama.

Sayang pada usianya yang ke-25, kegiatan MVB mulai surut seiring dengan kedatangan pasukan Jepang di Makassar. Itu karena orang-orang Belanda yang tergabung dalam MVB ditangkap, sedangkan
pemain-pemain pribumi dijadikan Romusa (pekerja paksa). Sebagiannya lagi dikirim ke Burma (kini Myanmar). MVB praktis lumpuh total, sebagaimana klub-klub sepakbola di Indonesia kala itu.

Apalagi Jepang menerapkan aturan segala yang berbau Belanda harus dimusnahkan. Tak terkecuali itu adalah klub sepakbola. Sebaliknya, untuk mencari dukungan penduduk setempat, Jepang membiarkan masyarakat menggunakan nama-nama Indonesia. MVB pun berubah menjadi Persatuan Sepakbola Makassar (PSM).

Ketika Indonesia terlepas dari penjajahan. PSM mengadakan reorganisasi dan reformasi di bawah pimpinan Achmad Saggaf yang terpilih menjadi Ketua PSM. Meskipun sederhana, namun roda kompetisi PSM mulai bergulir dengan baik dan teratur. Tampaknya udara kemerdekaan ikut memberi "nafas segar" bagi PSM.

Pada dekade 1950, PSM mulai melakukan ekspansi ke Pulau Jawa untuk menjalin hubungan dengan PSSI. Bintang-bintang PSM pun bermunculan. Salah satunya yang paling fenomenal tentunya adalah
Ramang. Bahkan kehebatan Ramang yang menjadi ikon PSM dan tercatat dalam sejarah sepakbola nasional sebagai legenda itu tetap dikenang hingga saat ini. Mungkin itu pula yang membuat tim ini
terkadang dijuluki Pasukan Ramang.

PSM pertama kali menjadi juara perserikatan pada 1957 dengan mengalahkan PSMS Medan di partai final yang digelar di Medan. Sejak saat itu PSM menjadi kekuatan baru di jagad sepakbola Indonesia.
Terlebih karena setelah itu prestasi tim ini terus berlanjut, sehingga membuat mereka masuk dalam jajaran elit klub di tanah air. Lima kali gelar juara perserikatan mereka raih serta beberapa kali runner-up, semakin memantapkan tim ini layak disebut sebagai jawara Perserikatan, yang hingga saat ini masih tetap menjadi tim papan atas Liga Indonesia.

Di era sepakbola profesioanl, tim ini pernah mencatat prestasi mengesankan dengan menjadi The Dreem Tim ketika mengumpulkan sejumlah pilar tim nasional seperti Hendro Kartiko, Bima Sakti, Aji Santoso, Miro Baldo Bento, Kurniawan Dwi Julianto, yang dikombinasikan dengan pemain asli Makasar seperti Ronny Ririn, Syamsudin Batola, Yusrifar Djafar, dan Rachman Usman, ditambah Carlos de Mello, dan Yosep Lewono. Hebatnya, PSM kala itu hanya dua kali menelan kekalahan dari 31 pertandingan yang mereka mainkan.

Kiprah Di Superliga

Seiring dengan berjalannya waktu, prestasi PSM Makassar sempat memudar di awal perhelatan Superliga 2008/09. Bahkan tim ini nyaris tidak mengantongi tiket ke kasta tertinggi kompetisi sepakbola di tanah air tersebut. Untung saja di detik-detik akhir Syamsul Haeruddin dan kawan-kawan mampu bangkit dan meraih kemenangan, sehingga bisa merebut satu tiket dari 18 kontestan Superliga melalui jalur kompetisi.

Saat tampil di Superliga, PSM kembali meredup, menyusul kebijakan manajemen yang tidak menggunakan pemain lokal dari luar Makassar. Hal itu membuat Juku Eja kehilangan tajinya. Kemenangan sepertinya
sulit mereka raih hingga akhirnya manajemen mendepak pelatih Radoy Minkovski asal Bulgaria, karena dianggap gagal memberikan prestasi.

Selanjutnya posisi Radoy digantikan Raja Isa. Di tangan mantan pelatih Persipura Jayapura asal Malaysia itu diharapkan prestasi PSM bisa lebih baik. Tapi rupanya kehadiran pelatih yang mampu membuat Persipura tampil trengginas ini tidak banyak membawa perubahan. Itu karena materi pemain lokal yang dimiliki memang jauh dari harapan.

Tak heran jika Raja Isa pernah menyatakan skuad timnya sangat sulit untuk tampil sebagai juara Superliga. Hal itu berdasarkan pertimbangan materi pemain yang dimiliki. Tidak sekedar berkomentar tentunya. Sebab pelatih berdarah Bugis itu sebelumnya melakukan analisis secara mendalam mengenai pemain lokal yang mengisi skuad PSM. Hasilnya, mayoritas pemain itu minim "jam terbang".

Peluang Juara

Seperti telah disebutkan pelatih Raja Isa, jika timnya sangat sulit untuk juara sekiranya tidak ada penambahan materi pemain utamanya di sektor pemain lokal. Itu bisa dilihat dengan posisi tim kebanggaan warga Kota Makassar di klasemen sementara. Di mana mereka bercokol di papan tengah dengan torehan 20 poin dari 15 pertandingan. Hasil dari lima kali menang, lima kali seri, dan lima kali kalah. Terpaut cukup jauh dengan Persipura yang memimpin klasemen sementara dengan 39 poin.

Meski demikian, sebagai tim yang cukup disegani, peluang PSM tampil sebagai yang terbaik di kompetisi paling elit di tanah air yang baru pertama kali digulirkan ini tetap terbuka. Terlebih jika di putaran kedua nanti kebijakan menggunakan tenaga pemain lokal Sulawesi Selatan itu bisa diubah. Jika tidak, maka beberapa pemain asal Makassar yang saat ini merumput di tim lain harus bisa ditarik.

Sebut saja M Ilham di Persija Jakarta, Hamka Hamzah di Persik Kediri, Isnan Ali di Sriwijaya Football Club (SFC) dan lainnya. Sayang hal ini tidak semudah membalikkan tangan. Sebab sudah pasti klub di mana para pemain itu tampil bakal menahannya. Kalau pun tidak, harganya dipastikan selangit. Untuk itu, sekiranya PSM mengincar juara, maka kebijakan manajemen mutlak harus ditinjau.

Prestasi

Perserikatan

Juara: 1957, 959, 1965, 1966, 1991/92.
Runner-up: 1951, 1961, 1964, 1994

Liga Indonesia (LI)

1994/1995: Posisi ke-10, Wilayah Timur
1995/1996: Runner-up
1996/1997: Semi-finalis
1997/1998: Liga Indonesia dihentikan
1998/1999: Delapan Besar
1999/2000: Juara
2001: Runner-up
2002: Semi-finalis
2003: Runner-up
2004: Runner-up
2005: Finalis delapan besar
2006: Finalis delapan Besar
2008: Posisi ke-5 Wilayah Timur

Liga Champions Asia

2001 - Perempat final (masih bernama Piala Champions Asia)
2004 - Babak pertama
2005 - Babak pertama